CONTOH PTK PENELITIAN TINDAKAN KELAS PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) SMA

 
CONTOH PENELITIAN TINDAKAN KELAS, CONTOH PTK PENELITIAN TINDAKAN KELAS PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) SMA, CONTOH PTK LENGKAP, JELAS, PRAKTIS, SUDAH SELESAI, LANGSUNG DIPRINT, PTK PKn, PTK PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN LENGKAP, PTK SMA, PTK SMP, PTK SD, PTK MA, PTK MTs, PTK MI. 

 

 

PTK INI DAPAT DIPESAN LENGKAP SEHARGA RP.250.000 KIRIM EMAIL KE duniapendidikan2@gmail.com UNTUK MENDAPATKANNYA. 

1.1.  Latar Belakang Masalah
Pendidikan Kewarganegaraan merupakan salah satu mata pelajaran yang wajib diajarkan di tingkat menengah atas. Hal ini dikarenakan setiap warga negara mau tidak mau harus mengetahui banyak hal tentang negara sendiri dan perkembangan negara lain. Pengetahuan yang didapat kemudian akan menumbuhkan sikap nasionalisme pada diri masing-masing dan akan mencintai negaranya serta akan membela negara dan bangsa sampai akhir hayat.
 
Pendidikan Kewarganegaraan yang diselenggarakan merupakan pendidikan yang akan mempersiapkan warga negara mempunyai komitmen yang kuat serta konsisten untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Berbagai upaya dilakukan guru Pendidikan Kewarganegaraan agar siswa-siswi mampu mendalami pentingnya sikap tanggung jawab terhadap negara Indonesia.
 
Kemampuan dasar, materi pokok, dan indikator pencapaian hasil belajar yang dicantumkan dalam Standar Nasional merupakan bahan minimal yang harus dikuasai siswa. Oleh karena itu, daerah, sekolah atau guru dapat mengembangkan, menggabungkan, atau menyesuaikan bahan yang disajikan dengan situasi dan kondisi setempat Realitanya hasil belajar siswa dalam materi Pendidikan Kewarganegaraan belum menunjukkan hasil yang diinginkan. Hal tersebut menjadi sebuah permasalahan karena Pendidikan Kewarganegaraan merupakan pelajaran penting bagi siswa.
 
Secara tidak disadari, karena rutinitas tugasnya mengakibatkan guru tidak begitu menghiraukan/peduli apakah siswanya telah atau belum memperoleh pengalaman belajar yang bermakna. Sejauh mana siswa telah mengerti (understanding) dan tidak hanya sekedar tahu (knowing), tentang konsep Pendidikan Kewarganegaraan yang sudah disampaikan dalam proses pembelajaran? Rutinitas yang dilakukan para guru tersebut meliputi penggunaan metode pembelajaran yang cenderung monoton yaitu kapur dan tutur (chalk-and-talk), kurangnya pelaksanaan evaluasi selama proses kegiatan belajar mengajar (KBM) berlangsung, serta kecenderungan penggunaan soal-soal bentuk pilihan ganda murni pada waktu ulangan harian maupun ulangan sumatif tiap akhir semester.
 
Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yang selama ini berlangsung masih monoton dan menjenuhkan siswa. Pembelajaran dilakukan hanya dengan metode ceramah dan siswa mendengar saja penyampaian guru. Penugasan yang dilakukan juga hanya sebatas pekerjaan rumah tanpa melakukan diskusi di dalam kelas. Guru menjelaskan materi pokok kemudian memberikan contoh-contoh dan siswa menjawab soal-soal, hal ini tidak efektif tanpa melibatkan keaktifan siswa.
 
Salah satu pendekatan yang dapat digunakan guru untuk membangkitkan kembali gairah belajar siswa adalah dengan penerapan pendekatan kontektual. Pendekatan kontekstual adalah suatu pendekatan pembelajaran yang menekankan kepada proses keterlibatan siswa secara penuh untuk dapat menemukan materi yang dipelajari dan menghubungkannya dengan situasi kehidupan nyata sehingga mendorong siswa untuk dapat mene rapkannya dalam kehidupan mereka. (Wina Sanjaya, 2006:109).
 
DOWNLOAD CONTOH PTK PENELITIAN TINDAKAN KELAS PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) SMA BAB I
 
Berdasarkan permasalahan tersebut, maka penulis akan melakukan penelitian dengan judul: “Upaya Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) Pada Materi Budaya Demokrasi Menuju Masyarakat Madani di Kelas XI IPS Sekolah SMA Tahun Pelajaran 2011/2013.”
1.2.  Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan, maka dapat diidentifikasi masalah sebagai berikut:
a.       Pendekatan yang selama ini digunakan cenderung monoton dan menjenuhkan siswa.
b.      Pembelajaran berlangsung melalui metode ceramah dan tanya jawab.
c.       Hasil belajar belum tercapai sesuai dengan ketuntasan minimum.
d.      Sistem pembelajaran bersifat terpusat pada guru dan siswa hanya mendengar.
1.3.  Pembatasan/Rumusan/Pemecahan Masalah
1.3.1.      Pembatasan Masalah
a.       Proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan pada materi Budaya Demokrasi Menuju Masyarakat Madani dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) untuk meningkatkan hasil belajar siswa dilaksanakan di kelas XI IPS Sekolah SMA Tahun Pelajaran 2012/2013.
b.      Materi yang diajarkan adalah Budaya Demokrasi Menuju Masyarakat Madani.
1.3.2.      Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang dan identifikasi masalah, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana upaya guru dalam meningkatkan hasil belajar siswa melalui Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) pada Materi Budaya Demokrasi Menuju Masyarakat Madani di Kelas XI IPS Sekolah SMA Tahun Pelajaran 2012/2013?
1.3.3.      Pemecahan Masalah
Cara pemecahan masalah yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini adalah pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dengan penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) pada materi Budaya Demokrasi Menuju Masyarakat Madani dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
1.4.  Tujuan Penelitian
Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya peningkatan hasil belajar siswa melalui pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) pada materi Budaya Demokrasi Menuju Masyarakat Madani di Kelas XI IPS Sekolah SMA Tahun Pelajaran 2012/2013.
1.5.  Manfaat Penelitian
1.5.1.      Sekolah
a.       Dapat meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) pada materi Budaya Demokrasi Menuju Masyarakat Madani.
b.      Dapat menjadi bahan evaluasi pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dalam menggunakan pendekatan yang sesuai.
1.5.2.      Guru
a.       Dapat menambah wawasan dan pengetahuan mengenai pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL).
b.      Dapat menggunakan pendekatan yang beragam selama pembelajaran.
1.5.3.      Siswa
a.       Dapat meningkatkan hasil belajar melalui penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) pada materi Budaya Demokrasi Menuju Masyarakat Madani.
b.      Dapat menumbuhkan sikap disiplin dalam belajar.
1.5.4.      Peneliti
a.       Dapat menjadi pengetahuan mengenai penerapan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL).

 

b.      Dapat menerapkan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) pada materi pelajaran lain. 
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *